Pameran Kuliner Budaya Betawi Diadakan di TIM

Kuliner menjadi salah satu daya tarik dari sebuah daerah sehingga membuat banyak orang penasaran dan ingin mencoba langsung. Di Indonesia, berbagai daerah memiliki berbagai macam kuliner atau makanan tradisional yang sangat lezat bahkan diakui dunia.

Rendang dan Nasi Goreng yang merupakan makanan khas dari Indonesia bisa dikenal dunia dan menjadi makanan paling lezat di dunia. Selain 2 makanan tersebut, Indonesia masih memiliki aneka macam kuliner khas daerah yang juga tidak kalah lezat dibandingkan 2 makanan tersebut.

Di daerah Jakarta misalnya, makanan khas Betawi menjadi kuliner wajib yang harus dicoba ketika mengunjungi ibu kota Indonesia ini.

Selain menjadi pusat bisnis dan pemerintahan, Jakarta juga memiliki berbagai makanan lezat khas daerah tersebut. Gabus Pucung, Soto Betawi, Kerak Telor dan beberapa kuliner lain merupakan kuliner tradisional Jakarta yang wajib dicoba. Mungkin sebagian makanan khas Betawi tidak terlalu familiar, dan karena hal itu muncul festival kuliner budaya Betawi yang baru-baru ini dilaksanakan di Taman Ismail Marzuki(TIM).

Festival internasional kuliner dan budaya Betawi di TIM

Pada tanggal 9 hingga 11 Maret lalu, di TIM terdapat acara kebudayaan dan kuliner khas Betawi. Ini merupakan salah satu cara untuk melestarikan budaya serta kuliner khas Betawi yang mulai terlupakan.

Dikutip dari kulinermagazine.com, Siti Djumiadini, Ketua DPD APJI(Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia) DKI Jakarta mengatakan, “Kami namakan Festival Budaya Betawi agar masyarakat menyadari pentingnya pelestarian budaya daerah, dalam hal ini budaya betawi,

Dalam festival tersebut – menampilkan berbagai makanan khas dari Betawi yang saat ini sangat langka dan tidak banyak diketahui oleh orang banyak. Bubur Ayam Ase misalnya, kuliner ini merupakan perpaduan bubur, asinan dan semur daging yang sangat langka dijumpai dan pengunjung di TIM dapat mencoba kuliner khas Betawi tersebut.

Pemerintah DKI Jakarta sendiri melibatkan berbagai lapisan masyarakat untuk menyukseskan acara ini. Mulai dari tingkat terbawah RT hingga Kecamatan, semua terlibat dalam menyukseskan acara kebudayaan dan kuliner khas Betawi ini.