Buya Hamka, Sastrawan Yang Juga Seorang Ulama

Indonesia memiliki banyak tokoh berpengaruh baik pada zaman kini maupun pada zaman yang telah lewat. Berbagai tokoh Indonesia untuk berbagai bidang bukan hanya disegani di negeri sendiri, berbagai tokoh dari Indonesia juga dikenal hingga keluar negeri.

Salah satu tokoh besar asal Indonesia adalah Abdul Malik Karim Amrullah atau yang lebih dikenal dengan panggilaln Buya Hamka.

Lalu, siapa Buaya Hamka?

Buya Hamka merupakan tokoh Indonesia dengan 2 bidang besar yang digeluti. Buya Hamka dikenal sebagai seorang ulama besar Indonesia, selain itu – tokoh asal Sumatera Barat ini juga dikenal sebagai seorang sastrawan dengan karyanya yang melegenda seperti Di Bawah Lindungan Ka’bah dan Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck.

Bisa dikatakan, Buya Hamka memiliki pengaruh yang cukup besar di Indonesia untuk dunia Islam dan dunia Sastra. Hal yang tampaknya belum bisa dicapai oleh tokoh-tokoh Indonesia hingga saat ini.

Usia 15 tahun sudah merantau ke Pulau Jawa

Pencapaian Buya Hamka baik sebagai seorang Ulama maupun Sastrawan tak terlepas dari keberaniannya. Memasuki usia 15 tahun, Hamka remaja sudah nekat merantau ke Pulau Jawa. Ia bahkan dijuluki “Si Bujang Jauh” oleh sang Ayah karena kebiasannya yang menjauh dari orang tuanya sendiri.

Meskipun Hamka saat pergi ke Pulau Jawa tidak memberitahu Ayah-nya, tetapi langkah ini pula yang mengantarkan Hamka mengenal dan belajar lebih dalam mengenai agama Islam.

Saat ke Jogja, Buya Hamka belajar tafsir Al-Qur’an dari Ki Bagus Hadikusumo. Dari sini pula awalnya Hamka bergabung dengan Sarekat Islam dan mengikuti berbagai kursus yang diadakan oleh organisi Islam tersebut.

Saat masih muda, Buya Hamka juga belajar dari orang-orang besar Indonesia seperti antara gurunya waktu itu adalah HOS Tjokroaminoto dan Suryopranoto. Dari kedua tokoh itu pula Hamka memiliki gagasan serta politik.

Di Tanah Jawa, Hamka mempelajari banyak hal mengenai Islam.

Memiliki ilmu keagamaan yang kuat, Buya Hamka menaruh berbagai gagasannya melalui karya tulis atau sastra. Mulai dari nasionalisme serta pandangan lainnya, ia torehkan dalam bentuk tulisan.

Selain itu, Buya Hamka juga suka menulis fiksi sehingga melahirkan 2 karya fenomenal seperti Di Bawah Lindungan Ka’bah dan Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck.

Sosok Buya Hamka hingga kini menjadi salah satu refensi baik ilmu keagamaan dan sastra yang banyak dicontoh oleh generasi saat ini.

TIM Akan Adakan Banyak Event Kesenian Jelang Akhir Tahun

Tak terasa tahun 2018 hanya menyisakan 3 bulan kurang. Bagaimana resolusi 2018 yang awal tahun telah kamu persiapkan, apakah sudah terpenuhi? atau masih berusaha untuk mewujudkan? 😀

Menjelang akhir tahun, biasanya akan ada banyak sekali berbagai event menarik yang diadakan baik oleh pemerintah maupun oleh pihak-pihak swasta. Nah, di Jakarta, menjelang akhir tahun nanti Taman Kesenian Jakarta(TIM) akan mengadakan berbagai event kesenian menjelang akhir tahun.

Rencananya, pelaksanaan event kesenian di TIM akan dilangsungkan dari bulan November hingga Desember 2018 mendatang.

Kabar tentang akan diselenggarakannya berbagai kegiatan kesenian di TIM ini dipastikan oleh Unit Pengelola (UP) TIM mengatakan “Menjelang akhir tahun ini kami bersama Dewan Kesenian Jakarta akan menggelar beragam event kesenian di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat,” saat diwawancarai oleh Berita Jakarta, Jumat (19/10).

Ada pun kesenian yang akan ditampilkan di TIM nanti meliputi pertunjukan tari, teater, sastra, musik, seni rupa dan lainnya.

Diakan oleh UP TIM dan Dewan Kesenian Jakarta(DKJ)

Event yang akan diselenggarakan untuk menyambut akhir tahun ini merupakan gagasan yang diusulkan oleh UP TIM serta DKJ untuk memberikan ruang bagi seniman untuk memamerkan karyanya, serta hiburan bagi masyarakat sekitar.

Beberapa lokasi yang akan digunakan untuk mengadakan event kesenian menjelang akhir tahun seperti Graha Bhakti Budaya, di Galeri Cipta II, di Galeri Cipta III. Selain tempat-tempat tadi, Teater Jakarta serta venue lainnya juga akan digunakan untuk menggelar berbagai pertunjukkan kesenian.

Selain UP TIM dan DKJ, event ini juga mengajak banyak pihak untuk berkolaborasi demi menyukseskan acaranya. Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud), Dewan Kesenian Jakarta (DKJ), lembaga-lembaga kebudayaan, masyarakat seniman dan masih banyak pihak lainnya akan turut mendukung dan menyukseskan acara ini.

Bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya, event di TIM nanti bisa menjadi alternatif untuk mengisi hiburan dikala menyambut akhir tahun.

Hiburan event kesenian ini sangat cocok bagi segala kalangan – ini bisa menjadi pilihan khususnya saat ingin mengisi hari libur seperti akhir pekan.

Cara Melihat Informasi Event di TIM

Sebagai salah satu gedung pertunjukkan seni yang masih eksis dan sering digunakan, Taman Ismail Marzuki(TIM) melengkapi berbagai hal guna memudahkan mencari informasi tentang tempat ini.

Mulai dari lokasi hingga pertunjukkan, semuanya bisa diakses melalui laman web yang telah dimiliki oleh TIM.

Untuk bisa mencari informasi mengenai event apa saja yang akan segera berlangsung dan tentang informasi yang sudah lewat, kamu bisa mengakses melalui http://tamanismailmarzuki.jakarta.go.id/venue.

Dari halaman tersebut, informasi mengenai acara apa saja yang akan berlangsung di TIM bisa kamu temukan. Selain informasi itu, kamu juga bisa melakukan reservasi dan informasi mengenai cara reservasi tempat untuk pertunjukkan.

Ada 6 venue di TIM yang bisa digunakan untuk mementaskan pertunjukkan. 6 venue yang ada di TIM tersebut terdiri dari :

  1. Teater Besar
  2. Teater Kecil
  3. Graha Bakti Budaya
  4. Gedung Kesenian Jakarta
  5. Gedung Kesenian Miss Tjijih
  6. Gedung Wayang Orang Bharata

Pusat pertunjukkan kesenian di Jakarta

TIM menjadi salah satu tempat untuk pusat kegiatan berbagai bertunjukkan kesenian di Jakarta. Mulai dari teater, tari hingga mini konser, semua pergelaran kesenian sudah banyak dipentaskan di TIM.

Sebagai Ibu Kota, Indonesia, Jakarta memiliki sisi lain diluar kota Bisnis dan Pemerintahannya.

Menyaksikan pertunjukakn di TIM bisa menjadi salah satu hiburan alternatif yang bisa dipilih oleh masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Banyak pertunjukkan kesenian secara rutin dilangsungkan di TIM, dan melalui laman http://tamanismailmarzuki.jakarta.go.id/venue, kamu bisa melihat jadwal pertunjukkan apa saja yang akan dilangsungkan di TIM.

Kemudahan informasi ini membuat masyarakat Jakarta dan sekitarnya bisa mencari info hiburan live dengan mudah. Kamu juga bisa memesan langsung tiket pertunjukkan yang sedang berlangsung melalui halaman event yang sedang berlangsung.

Bagi pegiat seniman yang ingin melangsungkan pementasan di TIM, kamu bisa menanyakan informasi lebih lanjut melalui http://tamanismailmarzuki.jakarta.go.id/contact.

 

Orang-orang Berduit Akan Pentas di TIM

Komedi menjadi salah satu cara yang sangat ampuh untuk menyampaikan kritik. Di Indonesia, Warkop DKI yang merupakan grup Lawak legendaris telah menerapkan hal itu. Warkop DKI membuat berbagai film dan mengangkat berbagai kritik dalam bentuk satir(sarkasme) dan tetap bisa menghibur.

Warkop DKI hanyalah segelintir dari berbagai seniman Indonesia yang mencoba menyampaikan kritik dan berbagai hal menarik lain melalui sebuah karya seni.

Di Taman Ismail Marzuki(TIM), tanggal 5-6 Oktober 2018 mendatang akan tersaji salah satu pertunjukkan seru yang wajib ditonton. Pertunjukkan ini berjudul “Orang-orang berduit”.

Orang-orang Berduit ini akan dimainkan oleh banyak seniman terkenal mulai dari Butet Kartaredjasa, Cak Lontong, Akbar hingga Desy JKT48.

Pertunjukkan ini akan menceritakan tentang dua orang kaya dengan tampilan eksentrik yang memiliki persaingan dan permusuhan antar keduanya.

Agus Noor sebagai sutradara menggabungkan misteri, action serta roman dalam satu pertunjukkan yang terkemas dalam “Orang-orang Berduit” ini.

Pertunjukkan ini juga berisikan intrik politik antara 2 orang berduit si Nyonya dan si Tuan yang mencoba menyembunyikan permusuhannya dari publik. Lalu siapa kah tokoh ini dan bagaimana permusuhan, konflik dari mereka berdua? jawabannya bisa Anda temukan pada tanggal 5-6 Oktober 2018 di ruangan Graha Bakti Budaya, TIM.

Tiket masuk dan waktu

Pertunjukkan pentas “Orang-orang Kaya” ini merupakan hasil dari Program Indonesia Kita 2018. Pementasan ini merupakan pementasan ke-30 yang dilakukan oleh Program Indonesia Kita 2018.

Untuk pementasan “Orang-orang Kaya” ini bisa disaksikan pada tanggal :

5 Oktober 2018, pukul 20:00-selesai

6 Oktober 2018, pukul 14:00-selesai dan 20:00-selesai

Untuk tiket masuk menyaksikan pementasan ini :

PLATINUM : Rp. 750.000

VVIP : Rp. 500.000

VIP : Rp. 300.000

BALKON : Rp. 150.000

Untuk pemesan tiket bisa melalui :

www.kayan.co.id

www.blibli.com

Dan informasi lebih lanjut bisa menghubungi :

Kayan Production & Communications

0856-9342-7788 / 0895-3720-14902 / 0813-1163-0001

Saksikan keseruan dari pementasan “Orang-orang Berduit” tanggal 5-6 Oktober di Graha  Bakti Budaya, TIM. Grab it fast, now!