All posts by Michele Wright

Taman Benyamin Sueb, Taman Kesenian Baru di Jakarta

Di Jakarta, terdapat beberapa gedung kesenian seperti Taman Ismail Marzuki, Gedung Kesenian Jakarta dan beberapa tempat populer lainnya. Kini, jumlah gedung kesenian di Jakarta bertambah setelah diresmikannya Taman Benyamin Sueb.

Konsep Taman Benyamin Sueb ini nantinya akan dibuat seperti Taman Ismail Marzuki yang terletak di kawasan Cikini.

Taman Benyamin Sueb terletak di seberang stasiun Jatinegara. Gedung ini sebelumnya bernama gedung eks Kodim 0505/JT dan dirombak serta dialih fungsikan menjadi pusat kesenian Betawi.

Nantinya, Taman Benyamin Sueb akan digunakan untuk berbagai kegiatan seni dan kebudayaan khususnya Betawi.

Kepala Seksi Sejarah dan Permusiuman Disparbud DKI Jakarta Rus Suharto mengungkapkan, konsep Taman Benyamin Sueb ini nantinya akan dibuat seperti Taman Ismail Marzuki yang berada di Cikini.

Renovasi tanpa menghilangkan keaslian bangunan

Perombakan Taman Benyamin Sueb ini akan dilakukan secara bertahap untuk menjaga keaslian dari bangunan yang ada.

Gedung ini merupakan salah satu gedung peninggalan yang sudah cukup tua sehingga perlu dilakukan beberapa renovasi sehingga bisa membuat Taman Benyamin Sueb menjadi salah satu tempat pertunjukkan kesenian dan budaya alternatif yang ada di Jakarta.

Permasalahan listrik juga secara bertahap akan diperbaiki demi menunjang berbagai kegiatan di tempat tersebut nantinya. Ini membutuhkan waktu sehingga segala sesuatunya dilakukan secara bertahap.

Sebelumnya, Taman Benyamin Sueb ini juga dikenal dengan nama Landhuizen Meester Cornelis atau Rumah Meester Cornelis. Gedung ini merupakan salah satu gedung bersejarah peninggalan Belanda, sehingga sangat perlu bagi pemerintah daerah serta partisipasi masyarakat untuk menjaga dan melestarikan gedung ini khususnya karena sudah dialihfungsikan menjadi taman kesenian.

Menyambut ‘kelahiran’ Taman Benyamin Sueb ini, sejumlah acara diselenggarakan bulan September ini atau tepatnya dari 16-22 September.

Bagi kamu yang penasaran dan ingin melihat berbagai seni dan kebudayaah khas Betawi, bisa langsung mengunjungi Taman Benyamin Sueb yang berada di seberang stasiun Jatinegara. Untuk menuju lokasi ini, ada banyak pilihan transportasi umum – mulai dari bus, kereta atau yang lainnya.

Opera Ainun Mentas di TIM

Taman Ismail Marzuki(TIM) merupakan tempat pertunjukkan seni yang juga menampilkan banyak hiburan menarik lain disektiar kawasan tersebut. TIM sering menjadi lokasi rekreasi bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, kerabat, teman dan lainnya khusus pada hari libur.

Dari berbagai hal menarik di TIM, yang tak bisa dilewatkan tentu adalah menyaksikan pertunjukkan langsung di tempat tersebut.

TIM menjadi tempat yang rutin menggelar pertunjukkan seni – bahkan tempat ini hampir setiap minggunya memiliki agenda pertunjukkan yang bisa disaksikan baik yang berbayar atau yang gratis.

Yang terbaru, tanggal 15-16 September 2018 lalu – di TIM menggelar pertunjukkan teater yang diberi judul “Opera Ainun“. Pertunjukkan ini sendiri digagas oleh Lima Dimensi Production.

Teater ini diadaptasi dari buku karya Presiden ke-3 Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie,  yang berjudul Habibie & Ainun (2010). Kisah ini memang sudah dibuat dalam bentuk film, tetapi Lima Dimensi Production ingin membuat sebuah pertunjukkan yang lebih melihat dari sisi Ainun.

Sapti Wahyudi, selaku Produser Opera Ainun mengatakan bahwa pertunjukkan ini diangkat dari kisah nyata Habibie dan Ainun.

Bukan hanya tentang cinta

Sapti menjelaskan bahwa Opera Ainun ini bukan hanya mengangkat tentang percintaan antara 2 sejoli tersebut, melainkan opera ini juga mengangkat tentang nilai-nilai nasionalisme.

Dilansir melalui tribunnews.com, Sapti mengatakan “Opera Ainun merupakan kisah klasik milik bangsa Indonesia. Melalui opera ini, Ainun meluapkan sudut pandangnya sebagai sosok di belakang Rudy (BJ Habibie), dalam perjalanan hidup mereka berdua,”

Ada pun opera ini telah disipakan dari jauh hari atau tepatnya dari Agustus 2016 lalu.

Dengan waktu pembuatan 2 tahun, Opera Ainun telah disiapkan dengan berbagai proses panjang. Mulai dari konsep cerita, naskah, komposisi musik hingga berbagai tambahan menarik lainnnya sehingga menghasilkan sebuah pertunjukkan opera yang apik.

Berbagai aspek Opera Ainun ini juga diisi oleh orang-orang profesional di bidangnya. Mulai dari naskah, koreografi, tata panggung hingga musik membawa orang-orang profesional sehingga menghasilkan pertunjukkan yang bukan hanya membuat detak kagum, tetapi juga menghasilkan sebuah pertunjukkan yang memberikan nilai lebih.

Anies Resmikan Mural di TIM

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan baru saja meresmikan mural yang ada di Taman Ismail Marzuki(TIM). Program mural ini sendiri merupakan kerjasama antara Pemerintah Provinsi(Pemprov) DKI Jakarta dengan kedutaan besar(Kedubes) Kolombia.

Peresmian ini berlangsung pada Senin, 10 September 2018 lalu.

Anies menuturkan bahwa mural yang berjejer di TIM ini sebagai simbol untuk menuturkan niat dari Pemprov DKI Jakarta untuk membuat Jakarta menjadi sebuah ruang seni budaya.  Ia juga mengharapkan Jakarta bisa menjadi tempat berkumpulnya para seniman untuk berkarya.

“Kita harus menjadikan kesempatan ini untuk meneruskan niat kita, untuk menghadirkan kota Jakarta sebagai ruang seni budaya. Jakarta harus dipandang sebagai kanvas, mengundang seniman hadir, munculkan seniman di kota ini,” kata Anies yang dikutip dari laman liputan6.com.

Lebih lanjut, Anies juga berharap kesenian seperti mural ini bisa lebih meluas dan dikenal oleh masyarakat luas. Ia juga mengapreasiasi berbagai karya mural masyrakat Jakarta saat menyambut HUT Republik Indonesia dan Asian Games 2018 yang baru saja selesai.

Berharap seniman mural loka belajar dari seniman luar

Menggaet seniman mural dari Kolombia, Anies berharap warga lokal bisa mempelajari hal-hal fundamental dari seniman yang telah lebih dahulu menggeluti bidang mural ini.

Kerjasama dengan Kedubes Kolombia, Anies berharap seniman bisa menyerap ilmu dengan bertukar pikiran dengan seniman dari negara lain sehingga menambah wawasan dan kemampuan bagi seniman mural lokal untuk membuat karya yang jauh lebih baik lagi.

Peresmian mural di TIM ini sendiri lanjut Anies bukan yang terakhir, masih ada kerjasama-kerjasama lain karena peresmian Mural yang ada di TIM hanyalah pembukaan dari kerjasama yang akan ada dimasa yang akan datang.

Saat peresmian, Anies ditemani oleh Ledania yang merupakan seniman mural asal Kolombia yang membuat mural di TIM ini.

Ledia ketika ditanyakan mengenai berapa lama ia membuat karya mural di TIM menjawab bahwa proes pembuatan mural di TIM memakan waktu sekitar 5 hari saja.

Pemprov DKI Jakarta Akan Revitalisasi TIM Lagi

Pemprov DKI Jakarta merencanakan revitalisasi Taman Ismail Marzuki(TIM) setelah belum lama dilakukan revitalisasi. Ini merupakan hal baik karena dengan ini makan TIM bisa lebih terawat secara berkala.

Sebelumnya, tahun 2017 Pemprov DKI Jakarta yang saat itu masih dipimpin oleh Djarot meresmikan revitalisasi TIM dan melakukan beberapa perbaikan sehingga lebih memperbaiki berbagai sektor. Ada pun kala itu hal-hal yang diperbaiki mulai dari perbaikan atap dan basemen di gedung teater Jakarta, perbaikan plafon dan restroom gedung Graha Bakti Budaya.

Setelah revitalisasi tahun 2017, dibawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Baswedan selaku Gubernur mengintruksikan untuk kembali melakukan beberapa revitalisasi TIM dan telah membentuk tim untuk ini.

Untuk pengerjaan revitalisasi TIM nanti, tim revitalisasi diketuai oleh Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah DKI dengan wakilnya adalah Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI.

Revitalisasi juga dalam rangka peringatan 50 tahun TIM

Selain memang untuk memperbaharui beberapa hal, revitalisasi yang rencananya akan dijalankan pada November 2018 nanti sekaligus untuk memberikan ‘kado’ terhadap ulang tahun TIM yang memasuki angka 50 tahun.

Sudah 50 tahun sejak TIM berdiri banyak perubahan-perubahan dilakukan demi mempertahankan dan memperbaiki banyak hal dari gedung tersebut.

Anggaran sebesar 446 juta rupiah telah disetujui pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan 2018.

Untuk rincian dana tersebut sendiri, dana 273 juta akan digunakan untuk Pelayanan Tim Revitalisasi sedangkan sisanya sebesar 173  akan digunakan untuk review masterplan TIM.

Revitaliasi yang dilakukan kembali ini diharapkan mampu memberikan dampak positif seperti era terdahulunya. TIM sendiri bisa menajadi salah satu tempat untuk berbagai hal sehingga sangat penting untuk melakukan revitalisasi berkala dan paling penting bisa terus menjaga yang telah ada secara berkelanjutan.

Kawasan TIM sendiri selain menjadi tempat pertunjukkan juga terdapat kampus Institut Kesenian Jakarta(IKJ), bioskop dan kafetaria.

Jelajah Jakarta Dalam Sehari, Kemana Saja?

Jakarta merupakan Ibu Kota Indonesia dan menjadi pusat dari pemerintahan dan juga bisnis. Meskipun identik dengan sebuah kota metropolitan dan gersang, nyatanya Jakarta masih memiliki beberapa tempat wisata menarik yang bisa dikunjungi.

Jika kamu merupakan orang luar Jakarta dan sedang mendapat kesempatan ke Jakarta dalam waktu yang singkat, beberapa tempat ini bisa dikunjungi sebagai destinasi menarik selama di Jakarta.

Tempat mana saja yang bisa kamu jelajahi Jakarta dalam sehari?

Monas

Monas atau Monumen Nasional merupakan simbol dari Jakarta. Tempat ini merupakan kawasan dimana terdapat tugu yang bernama Monas yang menjadi ikon di Jakarta.

Di puncak Tugu Monas terdapat emas yang menambah daya tarik tugu tersebut. Di kawasan ini juga terdapat museum taman dan tempa untuk berolahraga.

Bagi kamu yang sedang di Jakarta, tidak ada salahnya untuk berkunjung ke Monas dan mengambil foto dengan ikon Jakarta tersebut.

Taman Mini Indonesia Indah(TMII)

TMII seperti namanya merupakan sebuah tempat dimana terdapat  semua rumah adat Indonesia. Tempat ini bisa dikatakan sebagai gambaran kecil dari Indonesia.

Ada banyak tempat menarik di TMII dan akan sangat sayang sekali jika ke Jakarta tidak mengunjungi tempat ini.

Dunia Fantasi(Dufan)

Dufan memiki berbagai wahana permainan menarik. Bagi kamu yang bukan warga Jakarta, sebaiknya ketika ke Jakarta mencoba mengunjungi Dufan untuk menikmati berbagai wahana permainan yang ada didalamnya.

Untuk menikmati Dufan ini memang harus merogoh kocek cukup dalam, tetapi kamu cukup membayar sekali dan bisa memainkan segala jenis permainan wahan terbaik yang ada disana.

Wisata Kota Tua

Kota Tua berada dekat stasiun Jakarta Kota. Disekitar lokasi ini terdapat berbagai gedung dan museum yang masih difungsikan. Ada banyak spot menarik yang bisa diabadikan menjadi foto sebagai kenang-kenangan.

Taman Ismail Marzuki(TIM)

Jika kamu sedang berada di Jakarta dan ingin mencoba menyaksikan pertunjukkan teater atau pertunjukkan seni lainnya, cobalah untuk mengunjungi TIM.

TIM merupakan kawasan pertunjukkan yang juga menjadi pusast kampus Institut Kesenian Jakarta(IKJ). Ada banyak pertunjukkan yang rutin dilakukan di TIM, ini bisa gratis atau berbayar.

Tadi merupakan beberapa wisata di Jakarta yang sangat direkomendasikan dan bisa menjadi pilihan ketika ingin mencari hiburan di Jakarta. Enjoy Jakarta!

Rindu Rendra Akan Diselenggarakan 17 Agustus di TIM

Willibrordus Surendra Broto Rendra atau yang lebih akrab disapa WS Rendra merupakan sastrawan Indonesia yang sangat dikenal luas dalam dunia sastra hingga saat ini.

WS Rendra merupakan salah satu tokoh penting dalam dunia sastra Indonesia. Rendra sejak muda sudah mulai dikenal karena telah menulis puisi, skenario drama, cerpen, dan esai sastra.

Lahir tahun 1935, Rendra wafat pada tahun 2009 lalu dimana ia saat itu berusia 73 tahun. Sepanjang hidupnya, Rendra telah aktif dalam dunia sastra dari tahun 1952 hingga tahun 2009. Bisa dikatakan bahwa Rendra merupakan salah satu legenda sastra terbaik Indonesia.

Pengaruh Rendra sangatlah besar, berbagai tulisannya menjadi salah satu panutan baik secara esensi maupun secara teknik. Tidak mengherankan jika banyak pengangum Rendra yang hidup dan mencintai Rendra dan karyanya meskipun telah tiada. Ini pula yang mengawali berbagai acara yang membawa nama Rendra.

Rindu Rendra di TIM di Hari Kemerdekaan

Memperingerati kemerdekaan Indonesia yang ke-73, di Taman Ismail Marzuki(TIM) akan mengadakan acara yang diberi tema Rakyat Belum Merdeka.

Acara ini akan dimulai dari 10:00 hingga 23:30 dan akan diisi berbagai acara menarik.

Serangkain acara yang akan dilangsungkan :

  • 10:00-23:00: PAMERAN FOTO DAN POSTER W.S. RENDRA
  • 15:00-17:00: DISKUSI PUBLIK: RAKYAT BELUM MERDEKA
    NARASUMBER: EEP SOEFULLAH FATA, RIZAL RAMLI, REMY SYLADO
    MODERATOR BINHAD NORROHMAT
  • 19:30-23:00: PAGELARAN RINDU RENDRA (Pembacaan Puisi, Musikalisasi Puisi, Monolog)

Acara ini akan diselenggarakan di ruangan Graha Bakti Budaya dan terbuka untuk umum. Acara ini juga tidak dipungut biaya alias gratis dan bisa menjadi alternatif bagi Anda yang ingin menikmati liburan kemerdekaan dengan mengikuti kegiatan Rindu Rendra ini.

Untuk mengunjungi TIM sendiri sangat mudah. Berada di Cikini, TIM memiliki banyak kemudahan untuk diakses. Anda bisa menggunakan transportasi publik seperti taksi online, ojol atau bajaj, atau naik kereta ke stasiun Cikini dan berjalan sekitar 15 menit ke lokasi. Atau juga bisa menggunakan transportasi pribadi.

 

Aturan Dasar Menyaksikan Pertunjukkan di TIM

Saat menghadiri pertunjukan di Taman Ismail Marzuki(TIM), adalah kewajiban bersama kami untuk menjaga ketertiban dan keringkasan sehingga penonton dapat menikmati pertunjukan dan menghormati para pemain dalam memamerkan kerajinan mereka.

Hal yang perlu diperhatikan adalah:

Suara dan Kebisingan

Selama pertunjukan, penonton dilarang mengeluarkan bunyi dan suara dari sumber apa pun. Peralatan elektronik, berbicara, pegambilan pribadi dan lain-lain karena gangguan konsentrasi audiens lain serta pemain.

Matikan atau atur perangkat komunikasi Anda pada posisi diam dan atur kecerahan monitor perangkat komunikasi Anda ke tingkat terendah sehingga cahaya monitor tidak mengganggu pemirsa lain.

Jangan berbicara selama pertunjukan, bahkan jika berbicara dengan orang di sebelah Anda pastikan untuk berbicara dengan bisik-bisik dan volume serendah mungkin.
Jaga tas Anda serapi mungkin.

Aturan Dressing

Umumnya, tidak ada aturan khusus untuk berpakaian dalam menghadiri acara, namun Anda harus memastikan Anda terlihat rapi atau dalam bentuk kasual (misalnya kaos berkerah) yang nyaman bagi Anda untuk menikmati pertunjukan. Beberapa acara / pertunjukan formal biasanya memiliki aturan khusus dalam berpakaian seperti batik tradisional, menggunakan blazer, jaket dan gaun. Pastikan untuk memeriksa tiket Anda untuk kode berpakaian (jika ada).

Jam tayang

Datang lebih awal adalah cara yang bagus untuk menikmati seluruh pertunjukan, dengan tiba lebih awal Anda memiliki waktu yang cukup sebelum acara mulai bertukar tiket (jika diperlukan), pergi ke kamar kecil, makan dan minum, dan navigasi lokasi tempat duduk Anda di auditorium acara.

Bagaimana jika saya terlambat?

Di hampir semua acara, jika Anda terlambat, Anda diizinkan masuk pada momen-momen tertentu dalam pertunjukan atau pertunjukan istirahat / pertunjukan. Jika Anda terlambat, silakan mendekati doorman / usher yang sedang bertugas.

Bolehkah saya pergi ke toilet ketika pertunjukan berlangsung?

Iya nih. Pergi ke toilet diizinkan pada waktu-waktu tertentu selama pertunjukan, harap pastikan untuk memanggil petugas.

Dokumentasi

Dokumentasi pribadi dan profesional umumnya tidak diizinkan pada saat pertunjukan tergantung pada kinerja kebijakan acara biasanya diumumkan sebelum acara dimulai.

Dalam hal kelonggaran, matikan semua bentuk flash dan audio baik kamera atau smartphone, dan atur kecerahan cahaya dari monitor ponsel cerdas Anda ke tingkat yang rendah. Lampu monitor smartphone mengganggu seluruh penonton. Pastikan ketika Anda mengambil gambar tidak menghalangi pandangan orang di belakang Anda.

Batas umur

Pastikan Anda membeli tiket untuk pertunjukan agar sesuai dengan usia penonton, terutama anak-anak. Umumnya pertunjukan memungkinkan batas usia 6 tahun ke atas untuk menghadiri pertunjukan.

Makanan dan minuman

Anda dilarang makan dan minum di auditorium acara apakah pertunjukan itu langsung atau tidak. Ini untuk menjaga ketertiban dan kebersihan auditorium.

Nikmati makanan dan minuman Anda di area kafe yang terletak di foyer atau di luar teater sebelum, beristirahat, dan setelah pertunjukan.

Tari Arkamaya Dari UI Mentas di TIM 2 Agustus 2018

Grup tari Kencana Pradipa, dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia secara rutin mengadakan pementasan setiap tahunnya. Kali ini grup tersebut kembali hadir di Taman Ismail Marzuki(TIM) untuk mentas dengan tajuk “Paradigma Keremangan Sukma”.

Ada pun acara ini akan diselenggarakan pada tanggal 2 Agustus 2018 nanti dan berlokasi di ruangan Graha Bakti Budaya, TIM pukul 09:15 hinga 23:15.

Tujuan dari tari ini sendiri untuk mengedukasi masyarakat mengenai kesehatan mental melalui pagelaran tari. Dengan seni tari, masyarakat diajak untuk memberbaiki kesehatan mental yang bisa menjangkit siapa saja dari berbagai kalangan.

Latar belakang dari tari Arkamaya ini melihat semakin maraknya depresi yang menjangkit masyarakat kini. Kesehatan mental dimulai dari depresi, stres dari berbagai tingkatan sehingga berujung pada kesehatan mental yang telah tidak sehat lagi.

Tiket dan pemesanan

Untuk pemesanan pertunjukkan ini, Anda dapat menghubungi :

  • Zahra : azzahraseptania (line)/ 0897944707
  • rezka : 17rez (line) / 08568687064

Untuk harga tiket sendiri dibagi menjadi 5 kelas yaitu Platinum, Gold, Silver, Bronze dan Red. Untuk masing-masing harga :

  • Platinum      : Rp 215.000
  • Gold             : Rp 190.000
  • Silver           : Rp 150.000
  • Bronze         : Rp 110.000
  • Red              : Rp 65.000

Anda juga bisa turut mengikuti kegiatan ini melalui sosial media seperti instagram melalui akun @arkamaya2018.

Pertunjukkan dari kelompok tari UI ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi yang menyaksikan untuk melihat dampak hingga penanganan masalah kesehatan mental baik untuk diri sendiri, keluarga, teman dan masyarakat lebih luas lagi.

Cara Melestarikan Kebudayaan Daerah Indonesia

Indonesia memiliki banyak keanekaragaman budaya yang tidak dimiliki oleh negara lain. Memiliki banyak suku, Indonesia menjadi salah satu negara dengan jumlah suku terbanyak di dunia dan ini pula yang membuat Indonesia kaya akan keragaman.

Di era keterbukaan seperti saat ini, tak bisa dipungkiri budaya asing menjadi satu hal yang perlu disikapi dengan bijak. Kita tidak bisa menutup mata bahwa budaya asing yang masuk sering mempengaruhi masyarakat Indonesia itu sendiri.

Coba tanyakan kepada anak kecil atau remaja, mana yang lebih menarik, tari Jaipong atau dance ala Barat?

Hampir dipastikan bahwa orang lebih tertarik dengan berbagai dance ala Barat ketimbang tari tradisional Indonesia itu sendiri. Hal ini tentu akan menjadi masalah apabila terus dibiarkan begitu saja.

Tidak ada salahnya mempelajari kebudayaan asing, tetapi yang menjadi masalah adalah ketika masyarakat Indonesia itu sendiri semakin lama semakin tak mengenal kebudayaan lokal itu sendiri. Sungguh miris memang.

Sebenarnya ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengenalkan kembali budaya lokal kepada masyarakat Indonesia khususnya bagi generasi-generasi muda.

Memasukkan di pelajaran muatan lokal

Saat ini pelajaran muatan lokal di sekolah-sekolah Indonesia terbukti cukup mampu mengenalkan kebudayaan lokal sejak usia dini. Cara ini harus terus dipertahankan bahkan ditingkatkan untuk mulai mengenalkan kebudayaan lokal sedini mungkin.

Inovasi budaya

Tidak sedikit masyarakat modern cenderung enggan untuk mengikuti dan mencari tahu tentang budaya asli Indonesia lantaran tidak mengikuti perkembangan zaman.

Dengan kemajuan internet seperti sekarang, budaya-budaya lokal perlu memanfaatkan hal tersebut dan berinovasi dengan kemasan yang lebih modern tetapi tetap tidak meninggalkan sisi tradisionalnya.

Pengadaan festival budaya yang harus konsisten

Festival budaya di Indonesia memang masih menjadi kegiatan rutin diberbagai daerah. Ini memang menjadi cara yang paling ampuh untuk mengenalkan budaya lokal baik kepada masyarakat sektiar maupun yang sedang berada disana.

Dengan mengadakan acara seperti festival budaya rutin, ini akan membantu untuk lebih menarik perhatian bagi masyarakat tentang kebudayaan lokal.

Promosi kebudayaan

Asian Games 2018 akan diselenggarakan di Jakarta-Palembang tanggal 18 Agustus mendatang. Pada pesta pembukaan nanti, rencananya akan menyelenggarakan dengan berbagai kebudayaan Indonesia.

Pembukaan Asian Games 2018 menjadi salah satu cara promosi dan memperkenalkan budaya asli Indonesia. Promosi seperti ini memang harus terus dilakukan meskipun ajang Asian Games 2018 nanti telah usai.

Itu tadi beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mempertahankan kebudayaan asli Indonesia. Mari jaga bersama, karena kalau buka kita, siapa lagi?

 

Ikuti Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2018

Karya tulis seperti novel menjadi salah satu hal yang banyak disukai oleh pembaca maupun penulis itu sendiri. Dengan berbagai imajinasi atau pengalaman sendiri bisa dijadikan sebagai sebuah karya tulis seperti novel dan jika ditekuni bahkan bisa menghasilkan uang.

Memang jika berbicara tentang karya tuils tidak melulu tentang uang, tetapi tidak dipungkiri ini bisa menjadi salah satu motivasi bagi banyak orang untuk membuat sebuah karya. Tidak sedikit penulis-penulis terkenal saat ini semua berawal dari karya-karya kecil baik cerpen atau novel.

Kemajuan internet seperti saat ini pun sangat membantu bagi banyak penulis untuk bisa mempublikasikan tuilsannya. Meskipun begitu, masih dibutuhkan sebuah wadah untuk menampung banyak tulisan menarik seperti hal-nya sayembara.

Dewan Kesenian Jakarta secara rutin mengadakan sayembara novel tahun 2018 ini kembali mengadakan acara serupa. Bagi kamu yang ingin mencoba tantangan dan mengasah tulisan dalam bentuk novel bisa mengirimkan karya dan berkesempatan memenangkan hingga 20 juta rupiah bagi pemenang pertama.

Sayembara novel Dewan Kesenian Jakarta

Bagi kamu yang tertarik untuk mengikuti sayembara novel dari Dewan Kesenian Jakarta ini dapat mengisi formulir melalui http://bit.ly/formulirsayembaradkj2018.

Minimal dari novel ini berisikan 40.000 hingga 100.000 kata dengan thema apa saja dan pendaftaran terakhir dapat dilakukan pada tanggal 31 Juli 2018 nanti. Untuk syarat lebih jelas lihat keterangan dibawah :

  • Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu naskah;
  • Naskah belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apa pun, baik sebagian maupun seluruhnya;
  • Naskah tidak sedang diikutkan dalam sayembara serupa;
  • Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik;
  • Tema bebas;
  • Naskah adalah karya asli, bukan saduran, bukan jiplakan (sebagian atau seluruhnya).

KETENTUAN KHUSUS

  • Panjang karya 40.000—100.000 kata, halaman A4, spasi 1,5, huruf Times New Roman ukuran 12;
  • Peserta adalah warga negara Indonesia (dibuktikan dengan mengirimkan salinan tanda pengenal beserta naskah novel);
  • Tidak perlu membubuhkan nama penulis di dalam novel;

Pengiriman naskah bisa langsung atau melalui pos ke alamat berikut :

Panitia Sayembara Novel DKJ 2018
Dewan Kesenian Jakarta
Jl. Cikini Raya No. 73
Jakarta 10330

HADIAH

  • Pemenang I Rp 20.000.000
  • Pemenang II Rp 15.000.000
  • Pemenang III Rp 10.000.000

JADWAL

  • Publikasi Maklumat: Maret 2018
  • Pengumpulan karya: Maret—Juli 2018
  • Penjurian: Agustus—Oktober 2018
  • Pengumuman pemenang: November 2018